Jika Seorang Laki-Laki Mengalami Disfungsi Seksual

No comment 238 views

Jika Seorang Laki-Laki Mengalami Disfungsi Seksual

Jika Seorang Laki-Laki Mengalami Disfungsi Seksual

Jika Seorang Laki-Laki Mengalami Disfungsi Seksual. Apa yang terjadi bila seorang pria mengalami gangguan fungsi ereksi seksual ? Pertanyaan ini dapat dimunculkan karna sangat mungkin banyak orang tidak memahaminya. Masalahnya laki-laki yang mengalami disfungsi seksual tidak nampak atau merasa sakit. Si laki-laki dia tampak sehat dan gagah dan jantan seperti orang sehat yang lainya. Bisa mungkin tampak lebih segar dan sehat serta lebih gagah dri pada pria lain yang fungsi ereksi seksualnya normal. Akan tetapi laki-laki yang mengalami gangguan disfungsi seksual adalah lelaki tidak sehat, lemah tidak berdaya, dan bahkan sangat menderita. Selain itu dampaknya sangpasangan juga merasakan ikut menderita pula.

Sebagai contoh seorang laki-laki yang mengalami disfungsi seksual. Laki-laki yang mengalami disfungsi seksual ini tidak mampu mencapai atau mempertahankan ereksi dengan cukup, untuk melakukan hubungan seksual. Kejadian ini bisa teradi sejak awal sehinga tidak pernah mampu melakukan hubungan seksual sejak awal. Tetapi ada laki-laki pula mengalami disfungsi kemudian, padahal sebelumnya fungsi ereksinya baik dan mampu melakukan hubungan seksual.

Pada dasarnya disfungsi dapat di sebabkan oleh faktor fisik (organik) atau faktor psikis. Beberapa faktor fisik bisa memicu terjadinya disfungsi ereksi antara lain trauma seksual pada masa lalu, lingkungan keluarga bersifat nigatif terhadap seks, konflik dengan pasangan, perasaan bersalah, kejemuhan, kekecewaan, pasangan yang sangat dominan serta takut tidak bisa memuaskan pasangan.

Beberapa faktor fisik yang menyebabkan disfungsi penis antara lain kencing manis, ganguan hati, kolestrol yang tinggi, gangguan jantung pembulu darah serta gangguan ginjal. Termasuk faktor fisik juga adalah banyak minum obat disaat sakit dan oprasi di daerah alat vital.

Tetapi apapun yang menyebabkan disfungsi ereksi, pada ahirnya laki-laki yang mengalami ejakulasi dini tidak mampu mengontrol ejakulasi dininya sehinga terjadi dalam waktu singkat di luar kehendaknya. Maka laki-laki itu tidak mampu menahan ejakulasinya sampai pasangan mencapai orgasme. Akibat ejakulsi dini hubungan seksual segera berhenti atau bahkan tidak bisa berlangsung. Ejakulasi dini yang berlangsung lama pada ahirnya mengakibatkan disfungsi ereksi pada alat vital (impotensi). Sebaliknya disfungsi ereksi dapat mengakibatkan ejakulasi dini.

Baca juga: Penis Tebal Sama Panjang Mana Kira-kira Yang Beri Kenikmatan Seksual

author